Berita

Usai Empat Hari Dirawat, Astutik Pulang dengan Bantuan Kursi Roda dari Direktur RSUD Blambangan

Avatar photo
33
×

Usai Empat Hari Dirawat, Astutik Pulang dengan Bantuan Kursi Roda dari Direktur RSUD Blambangan

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, RADARKAMELA. COM 

Kabar menggembirakan datang dari Astutik, warga Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi. Setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD Blambangan sejak Rabu hingga Sabtu, Astutik akhirnya diperbolehkan pulang oleh tim medis untuk melanjutkan pengobatan secara rawat jalan di rumah.

Dokter Spesialis Saraf RSUD Blambangan, dr. Indah Ari Handayani, Sp.S., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, Astutik didiagnosis menderita tumor di bagian kiri kepala yang memerlukan penanganan lebih lanjut melalui tindakan operasi. Namun, kondisi pasien saat ini dinilai stabil sehingga dapat menjalani pemulihan di rumah dengan tetap melakukan kontrol dan pengobatan secara berkala.

“Untuk sementara kondisi pasien cukup stabil sehingga diperbolehkan pulang. Namun pasien tetap harus menjalani kontrol rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan karena masih memerlukan penanganan lanjutan berupa tindakan operasi,” ujar dr. Indah Ari Handayani, Sp.S.

Ia juga menyarankan agar Astutik menggunakan kursi roda selama masa pemulihan. Menurutnya, alat bantu tersebut penting untuk menjaga mobilitas pasien sekaligus mengurangi risiko yang dapat memperburuk kondisi kesehatannya sebelum menjalani operasi, Sabtu (18/07/2026).

Bentuk kepedulian terhadap pasien pun ditunjukkan Direktur RSUD Blambangan, dr. Hj. Siti Aisyah Anggraeni, M.MRS., FISQua, CHQP, dengan menyerahkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Astutik. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas pasien di rumah sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat menjalani proses pengobatan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi pasien dan keluarga. Semoga Ibu Astutik diberikan kekuatan, proses pengobatan berjalan lancar, dan nantinya tindakan operasi dapat terlaksana dengan baik. Kami akan terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai kebutuhan pasien,” ujar dr. Hj. Siti Aisyah Anggraeni, M.MRS., FISQua, CHQP.

Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan selesai, mobil siaga ambulans Kelurahan Kampung Melayu tiba di RSUD Blambangan untuk menjemput Astutik. Dengan pendampingan keluarga, pasien kemudian diantarkan hingga tiba dengan selamat di kediamannya sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan transportasi medis.

Pihak keluarga Astutik menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan RSUD Blambangan, khususnya dr. Indah Ari Handayani, Sp.S. beserta tim medis, Direktur RSUD Blambangan dr. Hj. Siti Aisyah Anggraeni, M.MRS., FISQua, CHQP atas bantuan kursi roda, serta Pemerintah Kelurahan Kampung Melayu yang telah memfasilitasi kepulangan pasien menggunakan mobil siaga ambulans.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Perhatian dari pihak RSUD Blambangan, bantuan kursi roda dari Ibu Direktur, serta mobil siaga ambulans dari Kelurahan Kampung Melayu sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Astutik segera diberikan kesembuhan dan dapat menjalani operasi dengan lancar,” ungkap pihak keluarga.»

Kepedulian yang ditunjukkan RSUD Blambangan tidak hanya tercermin melalui pelayanan medis yang diberikan selama masa perawatan, tetapi juga melalui dukungan fasilitas penunjang dan kolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Kampung Melayu. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata pelayanan kesehatan yang mengedepankan profesionalisme, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banyuwangi.

(Dra).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *