BANYUWANGI, RADARKAMELA.COM – Keluarga Besar KL Malahayati GM FKPPI Banyuwangi kembali menunjukkan eksistensi dan kekompakannya melalui agenda pertemuan bulanan yang digelar di Rest Area Beran, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi, Minggu (26/7/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda rutin untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Di balik suasana kekeluargaan yang terbangun, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas anggota, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta menyatukan langkah menghadapi agenda-agenda berikutnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus, anggota, serta sejumlah undangan. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tubuh KL Malahayati GM FKPPI Banyuwangi terus dijaga.
Ketua KL Malahayati GM FKPPI Banyuwangi, Bunda Rahayu, menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh sejauh mana seluruh anggota mampu menjaga komunikasi, kekompakan, loyalitas, dan kepedulian terhadap organisasi.
Menurutnya, jangan sampai pertemuan bulanan hanya menjadi kegiatan seremonial. Justru forum tersebut harus mampu menjadi ruang untuk mendengar aspirasi anggota, mengevaluasi kekurangan, menyusun langkah ke depan, serta memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.
“Kita harus tetap kompak, solid dan saling mendukung. Pertemuan seperti ini jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan kembali langkah dan memperkuat kebersamaan,” tegas Bunda Rahayu.
SOLIDITAS JADI KEKUATAN UTAMA
Dalam forum tersebut, pembahasan tidak hanya berkutat pada persoalan internal organisasi. Sejumlah agenda dan program ke depan turut menjadi bahan diskusi bersama.
Evaluasi terhadap kegiatan yang telah berjalan menjadi bagian penting untuk mengetahui apa saja yang perlu dipertahankan maupun diperbaiki. Sementara berbagai masukan dari anggota diharapkan mampu melahirkan gagasan baru yang lebih konkret dan bermanfaat.
Bunda Rahayu juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap memegang teguh semangat persatuan, nasionalisme, kekeluargaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari keluarga besar GM FKPPI, keberadaan organisasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan internal semata. Semangat kebersamaan juga harus mampu diwujudkan melalui kontribusi positif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Banyuwangi.
“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang anggotanya tidak berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bisa bergerak bersama, saling menguatkan dan hadir ketika organisasi maupun masyarakat membutuhkan,” lanjutnya.
MENJAGA EKSISTENSI, MEMPERKUAT PENGABDIAN
Pertemuan bulanan KL Malahayati GM FKPPI Banyuwangi sekaligus menjadi pengingat bahwa soliditas bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui komunikasi dan keterlibatan nyata seluruh anggota.
Dengan komunikasi yang terjaga dan konsolidasi yang terus dilakukan, organisasi diharapkan semakin mampu menjalankan program secara terarah serta memberikan manfaat yang lebih luas.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi simbol bahwa semangat kekeluargaan dan kebersamaan tetap menjadi fondasi KL Malahayati GM FKPPI Banyuwangi dalam menjaga eksistensi organisasi.
Dari Rest Area Beran, pesan yang mengemuka jelas: organisasi boleh terus berkembang, program boleh berganti, tetapi kekompakan dan soliditas harus tetap menjadi harga mati.
(Tim)












